Cara Menghadapi Tetangga Yang Suka Ngomongin Kamu

Tips Menghadapi Tetangga Yang Suka Menjelekkan Orang Lain – Punya banyak tetangga memang asik. Tetangga sendiri secara tidak langsung adalah saudara kita yang paling dekat. Karena kalau ada apa-apa dengan diri kita maka tetanggalah yang tahu terlebih dahulu tentang kondisi kita. Namun tidak semua tetangga punya sifat yang baik dan bisa bersahabat dengan kita. Makin banyak orang yang kita kenal, maka main banyak karakter orang yang harus kita pahami.

Memahami karakter orang memang gampang-gampang susah, karena harus menunggu waktu yang pas agar karakter orang tersebut bisa terbaca sama kita. Di lingkungan yang bermasyarakat tetangga memang memiliki peran penting. Namun terkadang ada saja tetangga yang usil dan suka ngomongin kejelekan kamu sama orang lain. Entah apa tujuannya, namun yang pasti orang tersebut biasanya iri terhadap kehidupan kamu dan berniat untuk memusuhi kamu dengan mengajak orang lain ikut serta memusuhi kamu juga.

Jika kamu sudah merasa terusik dan sudah tidak bisa menahan emosi yang sudah meluap sama orang yang suka ngomongin dan menjelekkan diri kamu, ada baiknya baca ulasan singkat berikut ini, agar kamu bisa menjadi seorang yang baik meskipun selalu di omongin setiap hari sama orang lain. Yuk langsung aja ya…

Cara Menghadapi Tetangga Yang Suka Gosipin Kamu

1. Tetap Tenang & Jangan Emosi

Menahan emosi memang susah, namun hal itu pasti bisa di lakukan oleh setiap manusia. Karena emosi adalah salah satu tindakan yang keluar ketika perasaan kita sedang tersakiti. Menahan emosi itu tidak membuat kita mati, jadi dengan menahan emosi kita bisa membuat diri kita semakin tenang.

Ketika ada orang atau tetangga kamu yang ngomongin hal jelek tentang diri kamu, ada baiknya menahan emosi dengan sebisa mungkin. Memang kita terlihat kalah namun bukan berarti kalah. Jika kamu terpancing emosi, maka orang yang suka menjelekkan kamu tersebut akan senang. Karena itulah tujuan dia, membuat emosi kamu menjadi naik dan seolah-olah kamu adalah orang yang salah.

Dengan menahan emosi kamu bisa menjadi menang karena sudah terhindar dari hal yang tidak penting dan juga bisa menyelamatkan kewibawaan kamu di depan orang banyak. Sehingga kamu dapat terhindar dari omongan-omongan negatif lainnya, karena dia akan merasa lelah sendiri nantinya.

2. Tetap Baik & Jangan Membalas

Menjadi seseorang yang baik memang susah, ketika kita ingin berubah menjadi orang yang lebih baik lagi, maka silih berganti ada saja cobaan yang mengundang kita untuk menjadi orang yang tidak baik. Itulah kehidupan, tanpa cobaan hidup ini akan selesai. Namun semakin banyak cobaan yang kita hadapi, maka kita akan semakin kuat.

Begitu juga jika ada orang lain yang menjelekkan tentang diri kamu, usahakan tetap baik dan jangan membalas dengan hal yang sama. Karena jika kamu menjelek-jelekkan orang lain sama saja kamu sedang beradu argument sama orang yang tidak jelas ujung dan pangkalnya. Dan masalah yang ada malah semakin panjang tidak ada solusi.

Tetap menjadi orang baik walaupun hati sangat sakit seperti di tusuk duri, karena dengan kebaikan, keburukan akan sirna dengan sendirinya dan sampai akhirnya kamu akan menjadi pemenangnya dari kejadian tersebut.

3. Tetap Menjalin Silaturahmi

Lupakan orang yang sudah menjelekkan diri kamu walaupun kamu bukan pelakunya, dan tetap jalin tali silaturahmi. Karena dengan menjalin tali silaturahmi, kita masih bisa berteman dengan siapa aja. Mana tau saja orang yang suka ngomongin kamu sudah tobat dan tidak mengulangi perbuatannya lagi, sehingga bisa menjadi teman baik seperti sediakala.

4. Memberikan Maaf

Jangan persempit pintu maaf bagi orang lain yang sudah menyakiti kamu. Ketika ada orang yang sedang ngomongin kamu, maka bukalah pintu maaf yang selebar-lebarnya buat orang tersebut. Mana tau saja dengan kamu memaafkan orang tersebut, maka orang tersebut akan menjadi malu untuk menjelekkan kamu lagi di kemudian hari.

Pesan Moral

Jadilan orang yang berwibawa dalam bermasyarakat, dan jangan lelah untuk mengalah ketika ada orang lain yang mencari-cari masalah sama kamu. Dengan begitu, kamu akan di pandang sebagai orang yang bijaksana di masyarakat tempat kamu tinggal.
Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *