Cara Menghadapi Saudara Kandung Yang Rakus Harta

Tips Menyikapi Saudara Kandung Yang Ingin Menguasai Harta Warisan – Ketika seseorang di takdirkan untuk hidup berdampingan dan memiliki saudara baik itu kakak ataupun adik, memang harus saling bahu membahu ketika ada saudaranya yang lagi susah. Biasanya hal ini sudah di tanamkan sejak kecil, yang mana orang tua kita dulu pastinya saling mengingatkan kalau sama saudara itu jangan pernah bertengkar. Karena tidak baik kalau sama-sama saudara yang di lahirkan oleh seorang ibu yang sama saling bertengkar dan tidak akur.

Namun hal ini banyak sekali terjadi ketika orang tua sudah tiada. Apalagi ketika orang tua menitipkan harta warisannya kepada anak-anaknya untuk di bagi-bagi. Sering kali ada saja saudara kandung yang tidak mau mengalah dan hanya mau menang sendiri saja.

Kemudian saling bermusuhanpun akan terjadi pada adik atau kakak yang memperebutkan harta warisan tersebut. Namun apa yang seharusnya kamu lakukan jika ada saudara kandung yang ingin menguasa harta warisan sendiri dan tanpa membaginya kepada saudara yang lain? Yuk kita lihat pembahasannya berikut ini…

1. Menjadi Ahli Waris Yang Bijaksana

Ketika kamu di hadapkan dengan saudara yang serakah dan mau menang sendiri untuk menguasai harta warisan peninggalan orang tua, disini kamu sebagai orang yang sayang sama orang tua walaupun sudah tiada wajib bijaksana sama saudara. Bijaksana bukan berarti kamu mengalah dalam pembagian harta warisan.

Bijaksana sama keluarga kandung adalah langkah yang sangat terpuji, karena dengan kita bersikap bijaksana. Maka kamu dan saudara kandungmu akan terhindar dari pertengkaran dan permusuhan yang dapat membuat jarak antar keluarga nantinya.

2. Menahan Diri Untuk Tidak Emosi

Memecah belah harta warisan memang tidak gampang, karena butuh proses yang lama. Apalagi ketika ada saudara yang ingin menguasai harta tersebut dengan sendirian, bisa jadi proses akan berlangsung lama. Karena yang namanya memecah harta warisan butuh tanda tangan pihak ahli waris yang sah.

Bagi kamu yang sedang berhadapan dengan orang yang tidak mau tanda tangan untuk segera mengurus harta warisan tersebut, maka jangan terpancing emosi. Karena kalau kamu sendiri emosi, bisa jadi kamu tidak bisa berfikir jernih dan malah membuat kacau semua rencana yang sudah di buat dengan matang.

3. Jangan Saling Beradu Argumen

Ketika terjadi kesalah pahaman di dalam pembagian harta warisan sama saudara sekandung, jangan saling serang pendapat dan saling beradu berargumen. Karena hal ini dapat memicu konflik antar saudara sendiri.

Kalau ada yang mulai berkata-kata untuk memancing berdebat dalam pembagian harta warisan ada baiknya diam saja dulu dan hadapi dengan tenang.

4. Memakai Jasa Notaris

Ketika pihak keluarga atau saudara yang keberatan dengan pembagian harga, ada baiknya kamu memakai jasa notaris. Karena kalau sudah di putuskan bersama notaris, semua akan aman pada masa yang akan datang dan sudah tidak bisa di utak-utik lagi sama saudara yang tadinya ingin menguasai harta warisan.

Karena dengan memakai notaris, setidaknya pembagian akan di saksikan oleh pihak yang berbadan hukum jelas sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan tindakan-tindakan yang semena-mena untuk mengambil hak warisan yang sudah di bagi-bagi.

Pesan Moral

Jangan pernah membuat sedih orang tua dengan pembagian harta warisan, meskipun orang tua sudah tiada ada baiknya mendoakannya agar di berikan tempat terbaik di sana. Ketika anak-anaknya lupa dengan doa, dan saling berebut harta, maka bisa di pastikan orang tua yang telah tiada juga akan merasa sedih melihat kelakuan anak-anaknya.
Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *