Cara Cepat Mengajukan Gugatan Cerai Ke Pengadilan

Tips Cepat Sidang & Gugatan Perceraian di Pengadilan – Bercerai sama pasangan memang berat untuk di lakukan, apalagi ketika semua itu harus dengan terpaksa di lakukan. Setiap perceraian sebenarnya pasti ada salah satu pasangan yang tidak ingin berpisah pasangannya, namun karena tidak ada lagi jalan keluar, pilihan terakhir adalah perceraian. Mungkin pada saat awal menikah dulu, ketika dua orang insan mengucapkan ijab kabul, mereka percaya kalau tidak akan ada yang memisahkan mereka selain maut. Namun apa boleh buat, yang namanya jalan hidup pasti penuh dengan lika liku, batu-batu terjal selalu ada di setiap jalan yang kita lalui di kehidupan ini. Namun sebelum semua ini terlanjur ada baiknya anda memikirkan niat untuk bercerai bersama pasangan.

Perlu diketahui, ketika berkas naik ke pengadilan maka susah untuk menangguhkannya. Jadi berfikir ulang sebelum menyesal. Berbeda halnya dengan anda yang sudah tidak punya pilihan, dan sudah memikirkan matang-matang untuk bercerai, bahkan inginnya perceraian di proses dengan cepat agar tidak banyak waktu yang terbuang. Untuk mengajukan perceraian cepat dan singkat di pengadilan memang tidaklah susah, akan tetap ada hal yang harus kamu ketahui dulu sebelum mengurus semuanya. Agar semua di proses dengan cepat dan mudah oleh pengadilan.

Cara Singkat Bercerai Dengan Pasangan

1. Sediakan Biaya Yang Cukup

Untuk proses perceraian yang cepat dan singkat anda memang di tuntut harus memiliki biaya yang cukup. Usahakan sebelum mendaftar ke pengadilan, anda sudah memiliki biaya tersebut agar masalah bisa dengan cepat selesai. Karena yang namanya sidang pasti akan membayar sejumlah uang. Seperti uang pendaftaran, pengacara, uang untuk transport saksi dan lainnya.

2. Siapkan Semua Berkas Yang di Perlukan Pengadilan

Hal berikutnya yang paling wajib kamu siapkan adalah dokumen pribadi dan juga dokumen pernikahan. Bawalah dokumen asli serta soft copy-nya. Karena sewaktu waktu dokumen asli akan di butuhkan untuk melengkapi berkas ketika di tanya sama hakim di pengadilan perceraian. Adapun berkas yang harus anda siapkan adalah sebagai berikut:

  • Surat Nikah & Buku Nikah Yang Asli (Jangan Lupa Foto Copy Juga)
  • E-KTP Asli dan foto copy (KTP lama sudah tidak berlaku lagi)
  • Kartu Keluarga Asli dan soft Copy
  • Akte Lahir Anak Jika Sudah Punya Keturunan
  • Surat Pengantar dari Kelurahan Setempat
  • Dan Juga Materai 6000 Sebanyak 4 Buah

Untuk tambahan saja, mungkin ada yang dulu sebelum menikah belum punya rumah sama sekali serta harta benda. Namun ketika sudah menikah sama pasangan anda, semua itu anda dapatkan ketika sudah bersamanya. Itu akan wajib di bahas ketika pasangan anda menyinggung mengenai harta. Untuk hal ini, anda di wajibkan untuk membawa dokumen seperti:

  • Surat Tanah
  • Surat Perhiasan
  • Buku Tabungan Bank
  • BPKB Kendaraan

Lengkapi semua berkas di atas untuk membahas harta yang akan di bahas di pengadilan nanti ketika sidang.

3. Pergi Ke Pengadilan

Jika berkas sudah merasa cukup dan siap untuk di bawa ke pengadilan, sekarang saatnya anda menuju ke pengadilan untuk mendaftarkan perkara ke pengadilan. Jangan salah ketika pergi ke pengadilan. Kalau mau menggugat pasangan maka tujulah pengadilan yang bertempat di kediaman yang anda gugat (tergugat).

Banyak yang salah saat mendaftarkan gugatan perceraian ke pengadilan, hal ini bisa memakan banyak waktu anda terbuang. Untuk itu lebih teliti sebelum mendaftar ke pengadilan ya.

4. Menghadirkan Saksi

Setiap yang berurusan dengan lembaga hukum maka harus menghadirkan saksi. begitu juga untuk kasus perceraian, anda di wajibkan membawa saksi setidaknya sebanyak 2 orang untuk menjadi saksi kasus yang akan anda jalani di persidangan.

Kalau anda orang berduit dan bisa menyewa jasa pengacara hukum, silakan lakukan hal itu. Karena dengan pengacara masalah saksi dan sebagainya tidak akan di buat susah alias gampang-gampang saja. Mak dari itu kembali ke poin utama, yang penting anda sudah menyiapkan biaya yang cukup.

5. Mengikuti Persidangan Sesuai Prosedur

Perlu anda ketahui sebelum sidang untuk keputusan perceraian akan di gelar, biasanya pihak hakim atau pengadilan mengutus orang untuk mendamaikan pasangan atau dengan kata lain di mediasi terlebih dahulu. Hal ini berguna jika ada pasangan yang berubah fikiran untuk mengurungkan niat bercerai maka sidang akan di batalkan. Beda halnya dengan mereka yang sudah fix untuk ikut sidang sampai putusan cerai final. Maka pihak akan melanjutkan persidangan.

Untuk persidangan sendiri harus di hadirkan kedua belah pihak, hal ini agar pihak pengadilan bisa dengan mudah menggelar sidang. Jika ada pihak tergugat yang tidak bisa hadir selama 3 kali, maka pihak pengadilan akan memutuskan berakhirnya pernikahan pasangan tersebut dan pihak pengadilan akan membuat bukti akta cerai untuk masing-masing pasangan.

Hanya itu saja yang bisa kita bagikan pada kesempatan ini, semoga bermanfaat untuk khalayak ramai. (Done)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *